“PDIP mengormati kedaulatan rakyat lewat pilkada langsung. Kami tak mau hak rakyat untuk memilih kepala daerahnya dikebiri. Maka posisi kami saat ini bersama Demokrat,” kata Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto kepada CNN Indonesia, Kamis (4/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat kemudian mengantongi dukungan Koalisi Merah Putih, termasuk di dalamnya Golkar, atas Perppu tersebut. Namun Golkar ternyata mengingkari kesepakatan itu. (Baca: SBY Telepon Ical Saat KMP Teken Dukungan Perppu)
Meski dahulu ditinggalkan Demokrat, kini PDIP siap mendukung partai pimpinan SBY itu karena pilkada langsung merupakan sikap mereka. “PDIP menghormati semangat reformasi, dengan suara rakyat sebagai kedaulatan tertinggi,” tegas Hasto.
PDIP juga akan melobi partai-partai KIH lain agar tetap solid mendukung Perppu Pilkada. “Setiap partai punya kedaulatan sendiri, tapi kami akan terus berdialog, termasuk ke PPP,” ujar Hasto.
Di saat yang sama, Demokrat kini juga menggalang dukungan partai-partai KMP di luar Golkar. Demokrat khususnya membidik PPP dan PAN agar tak megingkari kesepakatan dukungan KMP atas Perppu Pilkada. Suara Demokrat, KIH, ditambah PAN dan PPP, menruut Ketua Harian Demokrat Syarif Hasan, cukup untuk memastikan kemenangan Perppu Pilkada di DPR.