"Sejarah terulang kembali, Presiden Jokowi menjadi Presiden Peragu yang kemudian menjadi The Shadow President," kata Tantowi dalam acara paparan survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) di Jakarta, Senin (2/2).
Oleh sebab itu, Wakil Ketua Komisi I ini memandang, Jokowi yang selama tiga bulan terakhir diharapkan menjadi presiden sebenarnya justru seakan memposisikan diri sebagai 'Presiden Bayangan' lantaran keputusannya terindikasi dipengaruhi orang lain. "Akibatnya, masyarakat kini semakin tahu siapa 'the real president'," ujar dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SBY sangat berhati-hati karena takut melanggar undang-undang, maka ketika diputuskan, itu sudah tidak relevan lagi. Tapi, ketika Jokowi mendapat dukungan besar dari publik, dia menjadi peragu karena takut pada orang-orang yang membuat dia sebagai presiden," tegasnya.
"Ketika menyangkut keputusan publik, dia tegas. Dia bakar kapal, dia eksekusi mati pengedar narkoba. Tapi ketika menyangkut kepentingan partai politik, beliau menjadi tokoh yang sangat tidak konsisten," katanya. (meg)