Hal tersebut disampaikan oleh Pakar Hukum dan Ahli Tata Negara Refly Harun usai mengisi acara diskusi "Simalakama Jokowi" di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (14/2).
"Saya kira fenomena sekarang tidak lagi hanya antara Presiden dan DPR saja, tapi within the cabinet yang juga bisa menjadi simalakama," tutur Refly.
Menurutnya, buah simalakama itu dapat terjadi apabila ada arus yang berbeda diantara Presiden Jokowi dan para jajaran menteri dalam Kabinet Kerja. Ia pun mengatakan kadang ada diantara para menteri yang memiliki sikap berbeda dengan Presiden Jokowi, dan ia menilai hal tersebut tidak sesuai dengan sistem presidensial yang dianut oleh Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Refly pun mengatakan dualitas didalam diri menteri ini lah yang menyebabkan Presiden Jokowi seakan memiliki buah Simalakama. Saat ditanyai mengenai apakah pernyataannya ini terkait "brutus istana" yang sebelumnya disampaikan oleh beberapa Kader PDIP, ia pun enggan untuk mengomentarinya.
Oleh sebab itu, demi mencegah terjadinya buah simalakama tersebut, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara ini pun menyarankan agar menteri yang memiliki dualisme tersebut dapat segera mengundurkan diri.
"Kalau tidak loyal seratus persen terhadap presiden, sebaiknya mereka mengundurkan diri, karena mereka pejabat publik yang disumpah," tegasnya. (pit)