Menariknya, perolehan suara kedua kandidat terpaut sangat tipis. Hanya sekitar enam suara saja. Zulkifli meraih 292 suara sedangkan Hatta hanya berhasil meraup 286 suara. Di luar suara sah, empat suara dinyatakan tak sah lantara rusak sementara dua hak suara nampaknya tak digunakan.
Tipisnya perolehan suara antara Zulkifli Hasan dan Hatta Rajasa sebenarnya sudah terprediksi sebelumnya. Aura persaingan yang ketat telah diperkirakan sebelum kongres berlangsung.
Sebuah sensus memang memenangkan Hatta. Namun, Zulkifli dengan percaya diri tetap melangkah memberanikan diri sebagai kandidat. Bukan tanpa perhitungan, sosok Zul -begitu ia disapa- sebenarnya memang unggulan. Sebab, dukungan dari pendiri PAN Amien Rais jadi resep terbesar kemenangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia di ajang kongres, permohonan pengulangan dilakukan pada saat perhitungan belum usai dilakukan oleh panitia. Kala perhitungan mencapai suara ke 60, beberapa pendukung salah seorang calon nampak berteriak meminta penghitungan melalui komputer dihentikan.
Berdasarkan keterangan panitia, diakui memang terjadi selisih antara perhitungan manual dengan komputer. "Perhitungan mesin komputer ternyata diketahui lebih dari yang manual," ujar salah seorang panitia kepada media.
Saat ini perhitungan dilanjutkan secara manual. Sementara lantaran diprotes mesin penghitung digital sudah dipadamkan. Hingga terakhir perhitungan sudah ada satu suara yang dianulir. Apabila semua menggunakan hak pilihnya, ada 584 suara yang sah dalam kongres PAN IV ini.
(sip)