“Enggak perlu (pengamanan). Untuk apa?” ujar Yorrys kepada CNN Indonesia, Rabu (11/3). Selama ini, massa Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pimpinan Yorrys ikut mengamankan kantor Golkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politikus kelahiran Serui, Papua Barat, itu juga menganggap rencana pengambilalihan kantor Golkar sudah terlalu telat untuk direalisasikan, sebab saat ini pemerintah telah jelas-jelas mengakui kubu Agung Laksono sebagai pengurus Golkar yang sah.
Secara terpisah, Kepala bagian Operasi Polres Jakarta Barat Ajun Kombes Yossie Priambodo menyatakan pihaknya beum menerima permintaan pengamanan untuk kantor DPP Golkar yang berada di wilayah operasinya.
Sebelumya, Ical mengatakan akan mengambil alih kantor DPP dengan cara baik, tak lewat kekerasan. “Saya tidak mendukung banyak preman di dalam Dewan Pimpinan Pusat Golkar," kata Ical usai mengumpulkan pengurus Dewan Pimpinan Daerah I dan II Golkar se-Indonesia, Selasa malam (10/3).
Pengambilalihan kantor Golkar merupakan salah satu mandat atau kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan Ical dengan kubunya semalam. Menurut Ical, para pengurus Golkar daerah merasa punya hak untuk memakai kantor pusat Golkar (agk)