Setelah menemui Ketua Umum NasDem Surya Paloh Rabu kemarin (11/3), Agung akan bertemu Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan hari ini, Kamis (12/3). Agung melakukan safari politik untuk menjalin silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusannya ke partai lain sebagai pengurus sah Golkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Golkar kubu Ical, Idrus Marham, juga berpendapat safari politik Agung wajar. “Namanya juga usaha politik untuk mendapat legitimasi sosial. Kalau yakin kepengurusannya legal, untuk apa cari dukungan?” kata Idrus menyindir Agung.
“Hanya dua hakim yang mengesahkan Agung, dua lainnya belum bersikap. Posisinya masih 2-2, seri. Belum ada sikap resmi sehingga belum bisa ada eksekusi apapun. Maka seharusnya langkah hukum Ical ke pengadilan harus dihormati,” ujar Akbar.
Dua hakim MPG yang memenangkan kubu Agung adalah Djasri Marin dan Andi Mattalatta, sedangkan dua hakim yang menolak gugatan Agung adalah Muladi dan Has Natabaya. (Baca: Mahkamah Golkar Terbelah, Djasri-Andi Menangkan Kubu Agung)
Apapun, Akbar meminta seluruh petinggi Golkar untuk segera mengenyampingkan kepentingan kelompok demi kepentingan partai. Terlebih karena kepentingan pemilihan kepala daerah serentak kemungkinan besar bakal digelar Desember 2015. Nasib Golkar di daerah-daerah ditentukan dari berhasil-tidaknya proses rekonsiliasi internal mereka. (agk)