FPG melalui Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo mengatakan bahan hak angket sudah siap dan tinggal disebar ke fraksi-fraksi di DPR.
"Bahan hak angket sudah kami siapkan, tinggal kami edarkan di masa sidang pekan depan," ujar Bambang saat ditemui di ruang FPG di DPR RI, Senin (16/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsolidasi demokrasi terganggu karena ulah saudara menteri (Yasonna Laoly), bahkan kami khawatir ini dijadkan alat kekuasaan," katanya.
"Jangan-jangan kejadian ini nanti bisa menimpa partai politik lain yang bisa membahayakan demokrasi indonesia," lanjut Ade.
Rencananya, gerakan menggunakan hak angket itu pun akan mulai dilakukan usai masa reses DPR usai, yakni pada 23 Maret mendatang.
Usaha mengusung hak angket itu dilakukan oleh anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) yang umumnya menjadi bagian dari Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical). Sedang Agung Laksono meminta agar hak angket tidak perlu disebar karena hanya menambah persoalan yang tidak perlu. Sementara Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya M. Romahurmuziy mengancam akan memecat politisi PPP yang ikut hak angket Golkar ini. (hel)