"Jelas Menkumham sebagai seorang operator politik untuk kepentingan politiknya tanpa ada aturan yang jelas," kata Fadli, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, Fadli pun mendesak agar Jokowi memberikan pernyataan lugas apakah perbuatan yang dilakukan para menterinya di luar garis kebijakan pemerintah atau tidak.
Sebelumnya Menkumham Yasonna Laoly membuat keputusan untuk mengesahkan Partai Golkat versi Munas Jakarta yang dipimpin Agung Laksono. Keputusan tersebut dibuat sesuai dengan hasil yang dikeluarkan Mahkamah Partai Golkar beberapa waktu lalu.
Yasonna juga membantah jika dikatakan dirinya dekat dengan salah satu kubu Partai Golkar. Hal itu menanggapi kabar yang mengatakan bahwa memilih kubu Agung karena kedekatan mereka dengan pemerintah.
Namun keputusan tersebut tidak diterima oleh kubu Aburizal Bakrie. Setelah melakukan rapat dengan Dewan Pimpinan Daerah tingkat satu dan dua, Fraksi Partai Golkar di DPR pun sepakat untuk mengajukan hak angket kepada Yasonna Laoly.
Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan bahas hak angket sudah siap dan akan disebar bersamaan dengan dimulainya masa sidang ketiga DPR pada Senin (23/3) mendatang. (sur)