Kepada CNN Indonesia, Eddy menceritakan kedekatannya dengan Amien Rais. “Saya punya hubungan baik yang cukup panjang dengan Pak Amien. Secara pribadi, saya sangat dekat dengan beliau,” kata pria berusia 49 tahun itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Amien kalah dalam pemilu, dan Eddy kembali ke pekerjaannya di sektor perbankan. “Meski begitu saya tetap amat dekat dengan Pak Amien. Bagi saya, Pak Amien adalah mentor politik. Saya menghargai kecerdasan, pengetahuan, dan kebajikannya,” kata dia.
Oleh sebab itu Yandri membantah kabar yang menyebut Eddy sebagai orang luar partai yang mendadak ditempatkan di posisi strategis PAN. “Dia memang kader partai meski tak sering tampil. PAN butuh orang yang full time di internal partai,” kata Yandri.
Eddy yakin ke depannya dapat mengelola PAN dengan lebih baik sebagai partai modern.
Eddy punya sejarah panjang di dunia perbankan. Sebelum bergabung dengan Bakrie Group pada Juli 2008, ia telah malang-melintang 20 tahun di dunia perbankan, termasuk di Singapura dan Hong Kong. Eddy juga aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).
Peraih gelar Master bidang hukum dari Universitas Indonesia itu pun pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan di Merrill Lynch, bank investasi asal Amerika Serikat. Sejak Juni 2009, Eddy dipercaya sebagai Direktur Keuangan Bakrie & Brothers. (agk)