Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat ini mengatakan, sebaiknya langkah tersebut juga diikuti oleh partai-partai politik lainnya. Sebab, lanjut Agus, dalam undang-undang partai politik jelas tertulis bahwa partai politik bersifat independen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, hal serupa turut dilontarkan oleh Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan. Ia mengatakan Partai Demokrat tidak akan turut campur dalam urusan internal Partai Golkar. Bahkan, bekas Menkop UKM tersebut mengatakan partainya tidak akan ikut serta dalam pengguliran hak angket atas Menkumham Yasonna Laoly.
"Demokrat tidak akan ikut (hak angket). Itu kan urusan internal partai lain. Kami tidak ikut-ikutan. Sebaiknya diselesaikan di internal partai sendiri," ujar Syarief. (obs)