"Itu milik Fraksi Partai Golkar dan setiap anggota berhak menempati dan rapat di ruangan tersebut," ujar Fadli saat ditemui di kompleks DPR RI, Selasa (31/3). (Baca Fokus: Dua Golkar Berebut Lantai 12)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini statusnya adalah status quo dan cooling down sampai ada putusan yang diambil dari rapat paripurna. Meski hak partai politik untuk merombak fraksi tapi harus melalui rapat paripurna," katanya.
Sebelumnya Fraksi Partai Golkar kubu Agung Laksono memaksakan diri untuk masuk ke dalam sekretariat fraksi yang terletak di lantai 12 Gedung Nusantara 1 DPR RI. Setelah dikunci dari dalam dan tidak dibukakan oleh pengamanan dalam (pamdal) yang berjaga, akhirnya pintu sekretariat dibuka dengan paksa menggunakan linggis.
Berhasil masuk ke ruang rapat fraksi, Agus Gumiwang dan kawan-kawan langsung melakukan rapat di sana. Sementara Bambang Soesatyo dan Ade Komaruddin yang sebelumnya ada di dalam ruangan rapat langsung bersembunyi di ruang pimpinan fraksi.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon pun ke lantai 12 untuk jadi mediator. Akhirnya, setelah melakukan mediasi yang cukup tegang, kedua kubu sepakat berdamai dan menanti hasil rapat paripurna yang dijadwalkan digelar Kamis (2/4). (baca juga: Fadli Zon Pimpin Mediasi Golkar, Dua Kubu Tegang) (hel)