Rahasia itu adalah apa yang disebutnya sebagai kesabaran revolusioner. “Sejak saya bergabung sebagai anggota biasa, lalu menegakkan bendera perjuangan partai, hingga sampai saat ini, karena saya memiliki kesabaran revolusioner,” katanya. Mega lalu menjabarkan apa itu rahasia kesabaran revolusioner miliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesabaran revolusioner ini membuat politik yang dilakukan tidak didasarkan menang-menangan hanya untuk kekuasaan. Mega lalu menegaskan bahwa dalam perjalanan politiknya, dia berulang kali mendapatkan pengkhianatan, berulang kali ditusuk dari belakang karena motif-motif kekuasaan semata.
Saat menyampaikan rahasia politiknya itu, Mega juga mengingatkan kepada para kadernya. Untuk bisa bertahan dan memberikan kontribusi pada PDIP, para kadernya, terutama calon-calon pemimpin dari PDIP harus mulai belajar dan menerapkan apa yang namanya kesabaran revolusioner itu. “Belajar sabar dulu,” pesannya.
Usai memberikan pesan pada kadernya, Mega lalu memberikan peringatan kepada para oportunis politik yang berada di PDIP. Mega menegaskan, para oportunis itu adalah mereka yang tidak mau berjuang, tidak mau bekerja keras, menghimpun rakyat, dan hanya menginginkan kekuasaan. “Ingatkan mereka soal air mata perjuangan agar mereka berpikir ulang,” katanya lantang yang disambut tepuk tangan para peserta kongres.
Sebelum menyingkap rahasia politiknya, Mega lebih dahulu menyingkap rahasia keberhasilan PDIP menjadi pemenang pemilu setelah satu dasa warsa berada di luar pemerintahan.
Mega bercerita, 10 tahun berada di luar pemerintahan ini membuat PDIP menjadi lebih matang. Kematangan itu, terutama dari segi praktik berdemokrasi, membuat segala keputusan yang diambil di PDIP berdasarkan pada musyawarah mufakat, bukan voting. “Segala keputusan di kongres ini sudah dibahas sejak dari bawah, ranting. Konsolidasi partai penuh musyawarah tanpa voting sama sekali,” katanya.
Kunci kemenangan PDIP pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, kata Mega, adalah dengan gotong royong. Semua bagian partai, bekerja bersama-sama untuk satu tujuan dan satu tujuan yang hanya bisa dicapai jika bekerja bersama-sama.
Tanpa gotong royong ini, PDIP akan tercerai berai. Gotong royong adalah semua bekerja bersama dan berpegang teguh pada ideologi partai. Jika ada naik turun dalam perjuangan, itu adalah hal yang wajar.
“Pukulan yang kita berikan, pukulan yang kita terima, adalah irama perjuangan. Gotong royong, itu kekuatan kita, rahasia kekuatan kita. Satu untuk semua, semua untuk satu,” katanya yang dibalas dengan tepuk tangan.
Dengan modal itu, Mega meminta para kadernya untuk memenangkan kembali Pemilu pada 2019. Dia meminta para kadernya untuk bekerja lebih keras. Kembali pada PDIP sebagai partai pelopor, partai perjuangan yang tugas utamanya adalah membangun kesadaran rakyat, memimpin rakyat. Hanya dengan itu, tegas dia, kemenangan di pemilu yang akan datang bisa tercapai.
Baca Fokus: Kongres Partai Penguasa (hel)