Anggaran itu tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan Tahun 2015 yang masih dalam proses lelang umum. Dalam pembagian anggaran, rencana itu masuk dalam perencanaan di Biro Kerjasama Antarparlemen, bersama dengan pelaksanaan Regional Seminar of Asian Inter-Parliamentary Assembly yang memakan biaya Rp 3,34 miliar.
Rencana Umum Pengadaaan DPR Tahun Anggaran 2015. (Sumber: LPSE DPR RI) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam konferensi GOPAC di Manila, lima politisi senayan hadiri mewakili parlemen Indonesia. Mereka adalah Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah; Yahdil Abdi Harahap dari Partai Amanat Nasional; Eva Kusuma Sundari dari PDIP; serta dua anggota Dewan Perwakilan Daerah Laode Ida dan Telly Gazali.
Seperti diberitakan, DPR telah membuat perencanaan anggaran untuk kebutuhan harian parlemen selama satu tahun yang mencapai Rp 220,1 miliar. Anggaran itu dimuat dalam Rencana Umum Pengadaan 2015 itu yang dibagi menjadi enam bagian.
Selain untuk biro kerjasama antarparlemen, rencana itu juga untuk belanja biro humas dan pemberitaan Rp 86,212 miliar; biro pemeliharaan bangunan dan instalasi Rp 80,48 miliar; biro umum Rp 35,53 miliar; pusat pengkajian pengolahan data dan informasi sebesar Rp 7,04 miliar; dan biro keanggotaan pegawai Rp 1,02 miliar. (rdk)
Rencana Umum Pengadaaan DPR Tahun Anggaran 2015. (Sumber: LPSE DPR RI)