"Saya sambut baik Pasek maju. Itu kan memperlihatkan ada yang siap dan merasa mampu," kata Hayono kepada CNN Indonesia, Rabu (15/4). (Baca juga: Pasek Sindir Soal Demokrat Bukan Partai Dinasti)
Namun, Hayono mengingatkan, niat Pasek untuk menjadi ketua umum jangan didasarkan pada faktor emosional dan dendam untuk melawan atau melengserkan singgasana Susilo Bambang Yudhoyono di Partai Demokrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasek adalah satu di antara sekian banyak loyalis dari mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum yang saat ini menjadi pesakitan di penjara Komisi Pemberantasan Korupsi.
Rencananya, Pasek maju sebagai calon Ketua Umum Demokrat dalam Kongres bulan depan. Dia juga mengatakan, Anas memberikan dukungan penuh kepadanya.
Ia yakin Kongres Demokrat di Surabaya bakal berlangsung demokratis dan solid, dengan catatan tak ada nepotisme. (Baca juga: Pasek Tantang SBY Pakai Pemilihan Tertutup di Kongres PD)
"Kalau nantinya yang terjadi di Kongres adalah nepotisme akut, pasti akan terjadi gerakan perlawanan," kata dia. Kongres Demokrat, menurut Pasek, merupakan jalan untuk membangun semangat persaudaraan, bukan acara keluarga.
Seakan ingin membuat publik penasaran, Pasek menegaskan ia dan kubunya telah mempersiapkan kejutan di Kongres Partai Demokrat 13 Mei 2015 mendatang di Surabaya. "Seperti apa kejutannya? Lihat saja nanti." (Baca juga: Level SBY Internasional, Mubarok: Tak Perlu Jadi Ketum Lagi) (pit)