Ahok—sapaan akrab Basuki—marah ketika mengetahui banyaknya kekurangan yang ia lihat pada proyek pembangunan Balai Betawi yang telah dilakukan sejak 2012 silam.
Dalam blusukannya tadi, Ahok menyoroti tidak adanya air di kolam dalam Balai, kebocoran di beberapa sisi gedung, dan buruknya kualitas kayu yang terpasang pada bangunan Balai Betawi tersebut. Ia pun menuduh pihak kontraktor telah 'bermain' dalam melakukan pekerjaan pembangunan di selatan Jakarta itu. (baca juga: Delta Djakarta Dukung Ahok Bangun Toko Khusus Bir di Ibu Kota)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, kualitas pembangunan gedung yang berdiri di atas lahan seluas 32 hektar itu memang dapat dikatakan buruk.
"Ini tidak mungkin kolamnya kosong, coba sudah berapa kali hujan di sini. Masa kolamnya ga ada air begini. Ini (kolamnya) pasti bocor. Tidak benar ini," ujar Ahok.
Rencananya, kompleks Balai Betawi tersebut akan digunakan sebagai lokasi pergelaran budaya-budaya Betawi jika sudah selesai nantinya. Proses pembangunan Balai pun direncanakan akan selesai pada 2015 ini. (pit)