“Saya percaya mereka tak bakal membangkang. Seluruh anggota fraksi, tanpa kecuali, harus loyal ditempatkan di mana saja,” kata Akom –sapaan Ade Komarudin– kepada CNN Indonesia, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekan lalu, para loyalis Agung beramai-ramai melayangkan surat protes kepada Ketua DPR karena dirotasi. Menurut putra Agung Laksono yang duduk di DPR, Dave Laksono, kubunya digeser dari posisi-posisi penting. (Baca: Anak Agung Laksono Protes Dirotasi Ical ke Komisi Agama)
Selain Dave, Fayakhun Andriadi yang merupakan menantu Muladi –juga anggota Mahkamah Partai Golkar– dirotasi dari Komisi III bidang hukum, HAM, dan keamanan ke Komisi VIII. Posisinya di Komisi III digantikan oleh Mahyudin, Wakil Ketua MPR.
Selanjutnya, Meutya Hafid dirotasi dari Komisi I ke Komisi VI bidang perdagangan, perindustrian, dan investasi. Posisinya di Komisi I diganti oleh Yayat Biaro. Selain Meutya, Ketua DPP Golkar Munas Ancol Agun Gunandjar Sudarsa dirotasi dari Komisi I ke Komisi VI.
Kemudian Sekjen Golkar Munas Ancol Zainudin Amali dirotasi ke Komisi VIII dari Komisi III. Posisinya di Komisi III digantikan oleh Setya Novanto yang tak lain Ketua DPR RI. (Baca: Agung Akhirnya Usik Setya Novanto, Kirim Surat Peringatan) (agk)