Politikus Partai Golkar kubu Ical, Firman Subagyo, mengatakan KPU perlu diawasi agar tidak keliru dalam meloloskan kepengurusan Partai Golkar yang berhak mengikuti pilkada serentak. “Kami kawal terus, jangan sampai KPU diintervensi,” ujar Firman kepada CNN Indonesia, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya sebagai penanggung jawab Munas Partai Golkar Bali sudah jekas bahwa kepengurusan Golkar yang sah adalah yang dipimpin oleh Pak Aburizal,” ujar Firman mengklaim.
Sementara itu kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono sebagai pihak yang merasa berhak ikut pilkada juga sudah menyiapkan kader-kadernya yang ingin maju sebagai calon kepala daerah. “Kepengurusan Golkar Pak Agung yang tetap dinyatakan sah oleh Menkum HAM, karena itu kami sudah siapkan calon-calon kepala daerah dari Golkar,” kata politikus Golkar pengurusan Agung, Nudirman Munir, kepada CNN Indonesia, Senin (20/4).
Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum Bidang Hukum menyatakan Partai Golkar terancam gagal ikut pilkada jika tak segera berdamai. Dua kubu partai beringin tersebut tak diizinkan untuk saling mengajukan bakal calon kepala daerah pada Juli mendatang kalau masih ada dualisme kepengurusan. (obs)