Ryamizard pun bungkam ketika ditanya mengenai kabar santer soal reshuffle atau perombakan kabinet yang bekerja di pemerintahan Jokowi-JK. Namun menurut dia, jika Presiden ingin melakukan reshuffle, maka akan langsung dilakukan tanpa memberitahu menteri yang bersangkutan terlebih dahulu. (Baca: KIH Ajukan Usul Reshuffle Menteri kepada Jokowi Pekan Ini)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ryamizard menuturkan, selama ini ia dan Presiden berkomunikasi secara baik dalam membahas program-program yang dijalankan. Jokowi pun secara berkala memberikan arahan yang berkaitan dengan kementeriannya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menuturkan bahwa pihak Istana akan melakukan reshuffle untuk memperbaiki kinerja Kabinet Kerja. "Ya, tentu dalam waktu kedepan ini lah," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta. (Lihat Fokus: Utak Atik Rombak Menteri Jokowi)
JK menjelaskan perombakan kabinet dirasa perlu mengingat dibutuhkannya kinerja yang mumpuni untuk mengintensifkan program kerja Jokowi-JK. Namun sayangnya, JK tak menjelaskan rinci sektor kementerian mana yang menjadi sasaran perombakan.
"Nanti, itu teknis," kata JK singkat. (obs)