"Gelaran ini didasari iuran kader, dengan anggaran Rp 9 miliar dan Rp 451 juta rupiah. Anggaran ini kami dapatkan sesuai aturan yang berlaku," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro alias Ibas dalam konferensi persnya di Hotel Shangri-La, Surabaya, Senin (11/5). (Baca juga: Mubarok Sebut Penantang SBY Galang Kekuatan Sembunyi-sembunyi)
Kongres yang rencananya dihadiri 1200 kader pemegang hak suara ini meliputi seluruh unsur partai, baik untdangan VVIP, VIP, DPP Partai Demokrat, Pembina Partai Demokrat dan seluruh pimpinan daerah serta cabang se-Indonesia. Ibas yang juga Ketua Steering Committee dalam kongres ini mengatakan, partainya mengambil tema 'Untuk Rakyat, Demokrat Peduli dan Beri Solusi'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berkaitan informasi di luar dari segenap pihak bahwa kongres berkaitan dengan Plt, perlu kami sampaikan Plt adalah hal yang sangat wajar," ujar Ibas. (Baca juga: Syarief Ungkap Hangatnya Pertemuan dengan Megawati)
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Ramadhan Pohan menyatakan para kader partainya siap melawan pihak-pihak yang bermaksud mengganggu jalannya Kongres IV di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur. Ramadhan menegaskan, kongres yang sah hanya yang digelar di Shangri-La. (Baca juga: Akan Jadi Kekuatan Besar jika SBY dan Mega Dekat)
Menurut Ramadhan, adanya kegiatan yang dilakukan sejumlah orang di luar arena kongres menjelang digelarnya kongres adalah ilegal. “Kalau ada yang mau bikin kongres tandingan, itu liar, tidak sah, inkonstitusional,” kata Ramadhan kepada CNN Indonesia, Senin (11/5). “Kami akan hadapi dengan tegas, kami lawan." (pit)