Haris menegaskan, dia bukan lagi menjabat sebagai kader Partai Golkar dan itu artinya Partai Golkar tak memiliki hak untuk memerintah dirinya.
"Saya bukan lagi politisi Golkar dan Golkar tak bisa perintahkan saya. Yang bisa memerintah saya adalah undang-undang," ujar Haris saat ditemui di kompleks DPR RI, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami konsekuen karena kolektif kolegial. Kalau lima orang tidak setuju maka tidak bisa. Keputusan di BPK diambil bukan oleh saya sendiri tapi oleh sembilan orang," ujarnya menegaskan.
Menurut Taufik dalam rapat gabungan yang akan dilaksanakan besok konteksnya adalah soal pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT). Sedangkan untuk tiga poin yang akan dibahas adalah soal audit kinerja, audit keuangan, dan audit investigasi.
"BPK akan melaporkan hasil semester dan salah satunya adalah KPU. Nanti tindak lanjutnya adalah rapat gabungan," kata Taufik saat ditemui di kompleks DPR RI.
Menurutnya ada tiga poin yang akan dibahas yakni mengenai apa yang akan dilakukan audit kinerja, audit keuangan, dan audit investigasi. "Dari tiga audit itu akan disepakati akan dilakukan rapat gabungan dengan Komisi II dan Komisi III," kataTaufik. (pit)