"Enggak masalah akan tetapi tidak boleh dijadikan ajang balas dendam," ujar Arteria atau yang lebih sering disapa Teri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait hasil audit BPK terhadap KPU yang telah disampaikan pada Jumat (29/5) lalu, Teri mengimbau kepada BPK untuk berani memproses hukum temuan kerugian negara sebesar Rp 300 miliar dari hasil audit terhadap KPU dalam penyelenggaraan Pemilu 2014.
Meskipun menyetujui adanya audit terhadap KPU, Teri mengaku yakin audit tersebut tidak akan mengganggu apalagi menyebabkan mundurnya penyelenggaran Pilkada serentak nanti. "Kami semua fraksi di DPR dan pemerintah punya komitmen yang sama, Pilkada dimulai tahun ini," ucapnya.
Rangkaian pelaksanaan Pilkada serentak dimulai pada 9 Desember nanti di 9 provinsi, 224 kabupaten dan 36 kota. Pilkada selanjutnya digelar pada Februari 2017 di 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota. Pada Juni 2018, akan digelar Pilkada di 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota.
Pilkada serentak secara nasional akan digelar pada tahun 2027, di 541 daerah. Pelantikan gubernur terpilih akan dilakukan oleh Presiden secara bersamaan di Istana Negara. Untuk bupati dan wali kota, pelantikannya akan tetap dilaksanakan dalam sidang paripurna DPRD kabupaten atau kota. (utd)