Diketahui, hingga saat ini anggaran yang disetujui pemerintah daerah baru Rp 363,231 miliar. Sementara, kebutuhan seluruhnya mencapai Rp 1, 075 triliun.
"Yang belum ada anggaran, ditunda saja. Kalau yang sudah ada anggarannya siap jalan," ujar Badrodin di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa disampaikan oleh Ketua Komisi III DPR Azis Syamsudin. Menurutnya, memang perlu dibuat tenggang waktu apabila pada saatnya, anggaran pengamanan ini masih belum dapat dipenuhi seluruhnya.
"Harus ada solusi karena keamanan, ketertiban adalah faktor utama jalannya Pilkada," ujar Azis.
Mengenai mundurnya jadwal pilkada di beberapa daerah, Aziz mengakui itu harus melewati persetujuan pemerintah bahkan harus melewati Peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) terlebih dahulu.
Azis pun mengatakan pengunduran jadwal Pilkada ini masih bersifat wacana, yang rencananya akan dibahas bersama Menteri Dalam Negerti Tjahjo Kumolo dalam rapat konsultasi pada Senin (6/7) mendatang. (sip/sip)