Setya meminta pemerintah terutama Menteri Perhubungan untuk menginvestigasi penyebab utama dari kebakaran. Sehingga, lanjut Setya, masyarakat mengetahui penyebab utama kebakaran itu berasal.
"Sehingga tidak mengganggu kelancaran penerbangan yang lain. Arus lebaran sangat mempengaruhi jalur," ujar Setya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan perkembangan terakhir, kondisi terminal 2E pasca-kebakaran yang terjadi pagi kemarin berangsur pulih. Beberapa jadwal penerbangan pun mulai normal, walaupun kepadatan penumpang masih terjadi.
Sebelumnya Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan ada 80 jadwal penerbangan yang mengalami penundaan dan terlambat. Angka tersebut cukup mencengangkan lantaran dalam satu hari Garuda Indonesia bisa memberangkatkan 130 hingga 160 pesawat.
Keterlambatan yang terjadi pada penerbangan pukul 07.00-12.00 WIB mencapai satu setengah hingga tiga jam. Sedangkan untuk penerbangan di atas pukul 12.00 WIB keterlambatan mencapai empat jam.
Hal tersebut diakibatkan oleh beberapa aspek kritikal yang membuat proses check in terpaksa dilakukan secara manual. Bukan hanya check in, Arif mengatakan proses memasukkan bagasi pun dilakukan dengan mencatat satu per satu.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sudah melakukan audit penyewa lahan komersial. Bandara. Menteri Jonan kemarin (5/7) mengumpulkan Direksi Angkasa Pura II, Direksi Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navi?gasi Penerbangan Indonesia, serta jajaran Otoritas Bandara Wilayah I di Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Cengkareng. (pit)