Proses penyusunan kepengurusan dilakukan mulai tingkat pusat hingga kecamatan sebagai bentuk persiapan deklarasi resmi partai. "Insya Allah tanggal 22 Agustus kami akan deklarasi dan sekaligus melantik pengurus DPP dan DPW," ujar Rhoma di Jakarta, Senin (20/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari niat membangun Idaman menjadi partai besar di Indonesia, Rhoma mengaku hingga saat ini partainya belum ditunjang oleh modal masif. Alih-alih mengucuri modal ke pelosok, Rhoma malah mengklaim kader-kadernya berinisiatif merogoh kocek masing-masing sebagai modal partai.
Menurut Rhoma, Partai Idaman menawarkan nilai-nilai Islam yang penuh kasih dan rahmatan lil alamin atau membawa berkah bagi semesta alam. Oleh sebab itu meski masuk kagetori partai Islam, Idaman diproyeksikan menjadi partai terbuka bagi seluruh umat, termasuk nonmuslim.
Sebelum mendirikan Partai Idaman, Rhoma pernah bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan dan terakhir dengan Partai Kebangkitan Bangsa pimpinan Muhaimin Iskandar. Pada kampanye Pemilu 2014, Rhoma aktif berkampanye untuk PKB dan diduga menjadi faktor penting yang mengerek perolehan suara PKB ke posisi lima besar dengan angka raihan suara 9,04 persen. (agk)