Petisi itu dibuat melalui change.org oleh pemilik akun bernama Haris Pratama yang juga mengklaim sebagai Koordinator Presidium Kamerad. Tidak banyak data pribadi yang bisa digali dari Haris lantaran dia hanya berbagi informasi aktivitasnya dengan orang yang dia kenal di change.org.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petisi yang dibuat Kamerad mulai dipublikasikan sejak Rabu (22/7). Terhitung hingga sekitar pukul 18.30 WIB, petisi itu sudah ditandatangani oleh 89 pendukung.
Hingga kini, Petisi yang digalang oleh Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti itu sudah mendulang 17.806 pendukung.
Budi Waseso sendiri menanggapi santai desakan pencopotan tertsebut. "Slow saja kalau saya. Saya ini menjalankan amanah undang-undang dan konstitusi," ujar Budi.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menganggap wajar desakan pencopotan anak buahnya. Namun dia menegaskan pihak kepolisian punya aturan sendiri dalam mencopot jabatan seseorang.
"Di Polri ada mekanismenya. Kita bukan LSM, kita lembaga negara yang sudah ada aturan dan mekanismenya," kata Badrodin. (sip)