"Pemerintahan ini, dalam ekonomi seperti gini, pemerintah butuh public trust, yang dipercaya publik dan market," kata Sidharta di kantor-nya, Jakarta, Rabu (5/8).
Sidharta menyampaikan bahwa saat ini kondisi dalam negeri membutuhkan sosok yang mampu membawa kondisi ekonomi tanah air tak ikut terpuruk dalam atau terbawa anjloknya kondisi perekonomian global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala BPS Suryamin mengatakan Produk Domestik Bruto (PDB) nominal atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp 2.866,9 triliun. Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dipengaruhi oleh kondisi perekonomian global yang belum menggembirakan.
"Perekonomian global pada triwulan II 2015 diperkirakan melambat masih dipicu oleh rendahnya harga komoditas di pasar internasional dan ketidakpastian Fed fund rate (suku bunga AS)," ujar Suryamin dalam konferensi pers di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Rabu (5/8). (pit)