Jokowi menyebut, harapan yang sama digantungkan publik kepada MK dalam memutuskan sengketa perkara pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan dihelat Desember mendatang. "Masyarakat berharap MK juga sukses menangani perselisihan hasil pemilihan kepala daerah," kata Jokowi.
Dalam pidatonya, Jokowi menyebut keberhasilan MK dalam menciptakan keadilan dalam pilpres 2014 harus dilanjutkan dalam putusan-putusan sengketa pilkada. Hal tersebut penting untuk mengawal wajah demokrasi agar berjalan sesuai konstitusi dan damai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil rekapitulasi nasional perhitungan suara pilpres 2014, pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menggugat penyelenggara pemilu. Mereka menuding KPU serta pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla melakukan sejumlah kecurangan.
Setelah melalui seluruh tahapan sidang, para hakim konstitusi akhirnya membenarkan penetapan KPU dan menolak seluruh gugatan pasangan Prabowo-Hatta. Keputusan MK tmenjadikan penetapan KPU tentang kemenangan Jokowi-JK menjadi berkekuatan hukum tetap.
Tak hanya soal sengketa pilpres, Jokowi juga memuji seluruh kinerja MK terkait perselisihan hasil pemilihan anggota DPR, DPD dan DPRD 2014. Pemilihan anggota legislatif tersebut berlangsung sebelum pilpres.
Hingga berita ini diturunkan, empat daerah gagal mengikuti pilkada serentak tahun 2015, yaitu Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kabupaten Blitar (Jawa Timur), Kabupaten Timor Timur Utara (Nusa Tenggara Timur) dan Kota Mataram (Nusa Tenggara Barat). (rdk)