Menurut Fahri, Luhut harus tegas terhadap menteri di bidang politik, hukum, dan keamanan untuk menjamin tercapainya persatuan seperti yang diinginkan Presiden Joko Widodo. Ia menganggap, selama ini perpecahan antar lembaga negara dan partai politik masih terjadi karena kurangnya ketegasan menteri koordinator terhadap menteri-menteri lain. (Baca juga: Jubir Partai Demokrat Puji Pidato Jokowi)
"Nyatanya ada Menteri yang pecah belah partai. Pak Luhut sebagai Menkopolhukam baru kita itu kan tinggi besar orangnya, mudah-mudahan dia bisa tegur menteri-menteri yang iseng," kata Fahri di kawasan MPR, Jakarta, akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya itu pak Jokowi bilang bersatu, jangan pecah belah. Tidak perlu lah ganggu-ganggu partai, ini lagi baik nggak ada masalah. Kalau ada menteri yang suka ganggu ya sekali-kali Menko bertindak lah," katanya.
Dihadapan anggota MPR tadi, Jokowi mengungkap masalah ekonomi menjadi hambatan terberat yang dihadapi pemerintahan saat ini. Untuk dapat menghadapi hal tersebut, presiden meminta semua pihak bersatu dan mengurangi gesekan antar lembaga maupun partai politik sehingga pemerintah bisa fokus memperbaiki ekonomi. (Baca juga: SBY Tak Hadiri Pidato Kenegaraan Jokowi) (pit)