Oleh karena itu mantan Panglima ABRI ini mengingatkan kembali para pejabat negara bahwa setiap kebijakan apapun yang dihasilkan oleh kalangan eksekutif maupun legislatif harus menyesuaikan dengan kepentingan publik dan hajat hidup orang banyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tatkala tidak, berarti tidak perlu. Apa susahnya. Anda di sini kan karena rakyat," ujar Wiranto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/8).
"Tolong kepada anggota dewan, terutama Partai Hanura, tolong dikaji betul, apakah yang Anda rencanakan ini benar-benar bermanfaat untuk rakyat sekarang ini," katanya.
Harus diakui saat ini banyak program pemerintah yang belum tercapai. Rakyat juga banyak yang belum terpenuhi kebutuhannya.
"Sekarang rakyat sedang kekurangan daging, kekurangan beras. Dolar tidak turun-turun. Pemerintah merencanakan pemasokan listrik. Kemudian tol laut, banyak sekali yang belun selesai," kata Wiranto. (sur)