Hamdi mengatakan suara PAN yang hanya berada di angka 7 persen cukup sulit untuk menyokong jalannya roda pemerintahan secara signifikan. Dengan posisi PAN saat pemilihan legislatif lalu yang hanya berada di papan tengah maka butuh adanya partai lain yang bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat.
“Yang signifikan itu kalau Partai Golkar ikut pindah. Konstelasi politik di Tanah Air bisa langsung berubah,” kata Hamdi ketika dihubungi CNN Indonesia, Sabtu (5/9). (Baca: Ditinggal PAN, Koalisi Prabowo Klaim Tetap Solid)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Hamdi mengatakan bahwa tentunya berbeda bagi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang sudah memutuskan bergabung dengan KIH. “Pak Zul sebagai seorang politikus dan ketua umum partai pastinya mempunyai hitungan sendiri,” tutur Hamdi. (Baca: Pemerintah Belum Bicarakan Jatah Kursi Kabinet untuk PAN)
Hamdi mengatakan meski PAN saat ini tidak mendapat kursi menteri karena baru saja diadakan perombakan susunan kabinet oleh Presiden Jokowi namun ke depannya bakal mendapat bagian kekuasaan. “Menunggu ada reshuflle lagi,” ucapnya. (Baca: PAN Mengaku Belum Ditawari Jabatan oleh Presiden Jokowi)
“Tidak ada ‘makan siang yang gratis’ meskipun sekarang PAN belum dapat apa-apa. Sekarang ini belum konkret deal-deal-nya,” tambah Hamdi. (obs)