"NasDem mengingatkan, jangan memberi syarat kepada presiden. Karena dari awal NasDem sebagai partai yang mendukung pemerintah pun tidak memberi syarat kepada presiden," ujar Johnny saat dihubungi wartawan, akhir pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalaupun nantinya ada perombakan kabinet, Johnny tidak mempersoalkan apakah nantinya PAN bakal diajak bergabung atau tidak. Entah nantinya menteri dari parpol yang bakal bertambah atau berkurang, Johnny menyerahkan sepenuhnya kepada kewenangan presiden.
Sebelumnya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengklaim dukungan partainya ke pemerintahan murni untuk membantu memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia, bukan terkait pembagian kekuasaan. (Baca: PAN Klaim Tetap Dukung Jokowi Meski Tak Dapat Jatah Menteri)
Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno partainya akan tetap melakukan kajian internal sebelum memberikan dukungan atas kebijakan-kebijakan yang hendak dibuat pemerintah. Eddy mengatakan PAN bakal terus mengingatkan pemerintah apabila kebijakan yang dibentuk tidak pro rakyat. (obs)