Presiden Jokowi dengan menggunakan mobil tamu kenegaraan berplat nomor BJ-2957 tiba di Gedung Putih diikuti oleh sejumlah Menteri Kabinet Kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi saat konferensi pers di Blair House Washington DC, Minggu (25/10), mengatakan kalau pembicaraan Jokowi dengan Obama akan meliputi empat hal.
Hal kedua soal ekonomi yang menekankan ekonomi Indonesia adalah ekonomi terbuka yang siap meningkatkan bekerja sama ekonomi dengan AS dan dunia.
Dengan ekonomi yang terbuka, kata Retno, menjadikan Indonesia lebih mudah bekerja sama dengan ekonomi negara manapun apalagi didukung dengan paket kebijakan yang akan sangat membantu Indonesia menyampaikan kepada dunia bahwa ekonomi Indonesia adalah ekonomi terbuka.
Hal ketiga adalah Indonesia merupakan pasar digital terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai mencapai 12 miliar dolar AS pada 2014.
"Angka itu sangat berarti (kenaikannya) dibandingkan dengan pada 2013 yang sebesar 8 miliar dolar AS," kata Retno.
Pencapaian itu, kata Retno, tanpa campur tangan pemerintah di dalamnya.
"Kalau ada campur tangan pemerintah diproyeksikan pada 2020 Indonesia akan menjadi 'the biggest digital market' di Asia Tenggara," ujar Retno.
Hal keempat yang akan dibicarakan yakni isu perubahan iklim, mengingat kedua negara ini merupakan negara besar.
"Goalnya karena Indonesia adalah negara besar maka kita berharap bahwa pertemuan ini membawa manfaat bagi kedua belah pihak dan dunia," kata Retno.
(ard)