"Pak Fadli Zon daripada sibuk membela ketua DPR, bagaimana bila anda sibuk memastikan Prolegnas berjalan sesuai target" ujar Dave saat dihubungi, Sabtu (21/11).
Menurutnya, Fadli sudah terlalu menyibukkan diri membela Setya seperti dalam dugaan pencatutan nama Joko Widodo dan Jusuf Kalla, demi mendapatkan 20 persen saham PT Freeport Indonesia. Terkait itu, Fadli sebelumnya meyakini Setya tidak melakukan lobi dengan mengatasnamakan pimpinan pemerintahan.
Lihat juga:Akhir Drama Freeport Ada di Tangan Jokowi |
Dalam laporan yang diserahkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan, Menteri Sudirman melampirkan transkripsi pembicaraan yang diduga dilakukan Setya Novanto. Fadli menilai lampiran transkripsi tersebut belum kuat dijadikan rujukan dan bukti. Karenanya, dia berharap publik tidak terburu-buru menyimpulkan asumsi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Selain perkara Freeport, Politikus Partai Gerindra ini juga membela Setya dalam dugaan lobi pembelian pesawat amfibi ShinMaywa US-2 ke Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, dalam lawatan ke Jepang beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT