Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan, Surrahman Hidayat membenarkan pergantian formasi yang dilakukan Golkar.
Menurutnya, tiga anggota Fraksi Golkar di MKD, digantikan oleh anggota baru. Mereka adalah Wakil Ketua MKD Hardisoesilo, digantikan Kahar Muzakir, Budi Supriyanto digantikan Adies Kadir dan Dadang S Muchtar digantikan Ridwan Bae.
"Per hari ini, pergantian ini merujuk keanggotaan di fraksi, itu sesuai hak fraksi. Enggak ada alasan khusus," kata Surrahman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kahar Muzakir diketahui sebagai anggota Komisi X DPR. Sedangkan Adies Kadir adalah anggota Komisi III dan Ridwan Bae merupakan anggota Komisi V.
"Ya sesuai dengan pergantiannya," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.
Surrahman melihat pergantian ini merupakan hal wajar. Menurutnya, anggota yang masuk ke MKD merupakan orang-orang terbaik.
Dikonfirmasi terpisah, Ridwan Bae membenarkan bahwa dia masuk ke dalam jajaran anggota MKD. Namun, dia membantah pergantian ini untuk secara khusus mengawal Ketua DPR Setya Novanto.
"Bukan untuk mengawal. Ini persoalan diperlukan pemahaman yang dalam, ya harus berangkat pada rasionalitas," kata Ridwan saat dihubungi.
Ridwan menegaskan tidak ada arahan khusus dari fraksi maupun Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, terkait penunjukan dirinya untuk masuk ke dalam MKD.
Anggota Komisi V ini mengharapkan agar MKD tidak terpolitisasi dan kewibawaan MKD tetap terjaga dalam menangani perkara Setya Novanto.
Sebelumnya, Fraksi Partai Amanat Nasional dikabarkan juga mengganti dua anggotanya. Mereka yang diganti adalah Hang Ali Saputra Syah Pahan yang digantikan Sugiman dan Ahmad Riski Sadiq yang digantikan A Bakrie.
Sementara Fraksi Partai Demokrat mengganti Guntur Sasongko dengan Fandi Utomo. Fraksi Partai NasDem Fadholi digantikan Akbar Faizal, dan Fraksi PDI Perjuangan mengganti M Prakosa dengan Henry Yosodiningrat. (sur)