Sejak awal memegang jabatan Presdir PT Freeport Indonesia, kata Maroef, dia sudah punya rencana untuk bertemu Setya Novanto. Niat itu ternyata sejalan dengan keinginan Marzuki Darusman, Sekretaris Direktur PT Freeport Indonesia.
Marzuki Darusman pada situs resmi PT Freeport Indonesia, ptfi.co.id, tertulis menjabat sebagai komisaris. Kebetulan, Marzuki juga anggota Partai Golkar seperti Setya Novanto. Marzuki terhitung lebih senior ketimbang Setya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disepakatilah pertemuan dengan Setya dilakukan pada April 2015, sekitar tiga bulan setelah Maroef resmi menjabat Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.
Maroef pun menyambut ajakan Setya, “Siap, Pak.”
Setya kemudian berkata, “Nanti saya akan mengajak kawan saya.”
Itulah kisah tentang pertemuan pertama Maroef selaku Presiden Direktur PT Freeport Indonesia dengan Setya selaku Ketua DPR. Pertemuan pertama itu, seperti yang diminta Setya, berlanjut pada pertemuan-pertemuan berikutnya.
Ikuti terus kesaksian Maroef Sjamsoeddin dalam perkara Setya di CNNIndonesia.com.