TPS 14 di RW 7, Beji Timur, Depok, misalnya, mengakalinya dengan menyediakan hadiah undian (doorprize) bagi pemilih yang telah menggunakan hak politiknya. Hadiah yang dibungkus dengan kertas coklat tersebut dibeli dengan dana patungan warga setempat.
"Perlu dicatat, bahwa pengambilan doorprize dilakukan setelah masyarakat memilih. Dengan langkah ini, kami harapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memilih calon kepala daerah," kata Ketua RW 7 Beji Timur Sokuan Sampurna saat ditemui di lokasi TPS, Rabu (9/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di depan jalan masuk TPS bagi 509 pemilih ini, ada dua ondel-ondel. Para panitia mengenakan baju adat Jawa. Pria mengenakan blangkon, sementara perempuan berkebaya dengan kain tradisional dari berbagai daerah.
Lihat juga:Ketua DPD Irman Gusman Mencoblos di Padang |
Dekorasinya unik. Tiap-tiap TPS menggunakan nama buah-buahan sebagai penanda bagi pemilih. Di pintu masuk tiap TPS, digantung buah-buahan yang menjadi bagi pemilih, yaitu buah pepaya, nanas, belimbing, dan durian.
Pasalnya, TPS ini diperuntukkan bagi warga yang tinggal di Jalan Nenas, Jalan Belimbing, Jalan Durian, san Jalan Pepaya.
"Khusus untuk anak-anak, kami adakan lomba. Selain itu, kami menyediakan kanvas bagi anak-anak yang mau melukis atau sekadar menggoreskan coretan," kata Ketua RW 03, Depok Jaya, Firmansyah, saat ditemui di Kampung Pilkada.
"Ini kan pesta rakyat. Jadi kita harus happy-happy," kata Firmansyah. (pit)