Fraksi Partai Golkar memiliki tiga orang anggota di Mahkamah Kehormatan Dewan. Mereka adalah Kahar Muzakir (Wakil Ketua), Ridwan Bae (Anggota) dan Adies Kadir (Anggota). Kahar Muzakir menggantikan Hardisoesilo pada Senin (30/11) lalu, jelang dimulainya persidangan perkara Setya Novanto.
"Orang-orang MKD kan hebat dan tahu aturan semua. Kami minta harus terhindar pengaruh subjektif dari luar," ujar Idrus Marham di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partai Golkar, ujar Idrus, berhasil meraup kemenangan nasional sebesar 52 persen. Itu merupakan hasil perhitungan cepat pasangan calon kepala daerah yang didukung atau diusung Partai Golkar.
MKD telah memeriksa Menteri ESDM Sudirman Said selaku pengadu dan Presiden PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin sebagai saksi di perkara ini. Setya Novanto selaku teradu juga dimintai keterangan. Namun, dia sama sekali tidak menjelaskan mengenai rekaman pembicaraannya yang berdurasi 87 menit itu.
Persidangan Sudirman dan Maroef dilakukan secara terbuka. Namun, persidangan Setya dilakukan secara tertutup. Setya mengklaim keterangan-keterangannya merupakan rahasia negara. Sehingga, Kahar Muzakir selaku pimpinan sidang menyetujui persidangan secara tertutup.
Hingga saat ini, masih jadi perdebatan diantara pimpinan MKD atas rencana pemeriksaan Pengusaha minyak Riza Chalid. Wakil Ketua MKD Junimart Girsang mengatakan Riza akan dimintai keterangan sebelum DPR reses pada 18 Desember mendatang.
Sementara, Kahar Muzakir berpendapat MKD tidak perlu lagi memeriksa Riza karena sudah mendapat keterangan yang cukup dari Sudiman Said, Maroef Sjamsoeddin dan Setya Novanto. (pit/pit)