Kehadiran Busyro juga sekaligus menjadi kesempatan bagi Komisi III DPR mengklarifikasi soal jabatan dirinya yang telah terpilih masuk dalam kepengurusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Prioritas jabatan menjadi pertanyaan yang mesti disikapi sekiranya Busyro terpilih menjadi pimpinan KPK.
"Saya selalu tidak memutuskan sendiri tapi minta pendapat dari pimpinan pusat. Dari beberapa orang itu saran, dua-duanya penting dan amanah. Soal nanti perkembangannya bagaimana, nanti kami lakukan lebih lanjut," kata Busyro di ruang sidang Komisi III DPR, Rabu (16/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapapun yang dipilih, beliau harus punya niat dan komitmen serta konsekuensi moral dan membangun suatu sistem yg terintegrasi dalam suatu ruh yang mampu mengembalikan marwah KPK," ujar Busyro.
"Rapat fit and proper test kami tutup dan proses penentuan calon pimpinan KPK menjadi pimpinan definititif akan dilakukan paling lambat besok siang dalam rapat pleno," ujar Benny. (utd)