"Parpol yang meminta-minta jatah menteri perlu belajar etika politik," katanya, Selasa (29/12).
Menurut Irma, jika partai ingin membantu kerja-kerja Pemerintah, sebaiknya tunjukkan dengan kinerja positif pada rakyat, bukan minta kursi menteri dulu baru memberikan dukungan.
Lihat juga:Jaksa Agung Soal Reshuffle: Saya Hanya Kerja |
Dia menilai rakyat butuh partai-partai yang bekerja dengan tulus membantu pemerintah, bukan ribut dan membuat gaduh dengan isu perombakan kabinet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya risih menanggapi partai yang terus sibuk berbicara 'reshuffle' kabinet dan bikin gaduh di tengah rakyat yang masih susah beli beras," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PAN Aziz Subekti mengaku mendapatkan bocoran dari Istana bahwa PAN memperoleh dua menteri di kabinet kerja yaitu posisi Menteri Perhubungan, dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
Menurut dia, tidak boleh ada pihak-pihak yang mengintervensi soal perombakan kabinet. (antara/sip)