Dengan kata lain, kata Bambang, gelaran Rapimnas turut melibatkan kubu Agung Laksono yang kala itu menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar. Keputusan Rapimnas diakui telah mendapat persetujuan dari eksponen senior partai, Jusuf Kalla dan Bacharuddin Jusuf Habibie.
Menurut Bambang, dalam Rapimnas nantinya akan dirembukkan niatan penyelenggaraan Munas sebagai jalan keluar mencari kepengurusan baru partai beringin yang saat ini dilanda kevakuman. Niatan Munas tersebut bergantung dari kesepakatan 2/3 Dewan Pimpinan Daerah yang telah diundang untuk hadir menyemarakkan Rapimnas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang mengklaim, baik Jusuf Kalla maupun B.J Habibie yang ditunjuk memimpin Tim Transisi telah sepakat untuk tidak menggelar kegiatan apapun sebelum Rapimnas rampung dilaksanakan. Rapimnas dianggap sebagai solusi jalan tengah yang punya kekuatan anggaran dasar/rumah tangga partai.
Lihat juga:JK Klaim Ical dan Agung Sepakat Berdamai |
Bambang memastikan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan semua pihak di Partai Golkar termasuk mengundang kehadiran Agung Laksono. Rapimnas nantinya tidak lagi mengotakkan kubu karena dalam pengambilan keputusan mengandalkan suara dari pengurus daerah.
Kalaupun nantinya kubu Agung menolak Rapimnas menghasilkan keputusan untuk menggelar Munas, Bambang tidak melihatnya sebagai persoalan yang perlu ditanggapi. "Itu urusan dia, bukan urusan kita," ujarnya. (bag)