Ketua Tim Transisi Golkar Jusuf Kalla berpendapat tak masalah kubu Ical melangsungkan Rapimnas. JK bahkan berharap Rapimnas ini dapat menyelesaikan konflik di tubuh partai beringin.
Apalagi sebelumnya JK mengklaim telah terjadi kesepakatan antara Aburizal Bakrie dengan Agung Laksono –pemimpin kubu Munas Ancol– untuk menggelar Rapimnas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana konstruksinya, saya sendiri tidak tahu persis. Apakah Rapimnas itu akan membicarakan rencana Munas, itu semua kan agendanya DPP," ucap Akbar.
Anggota Poros Muda Golkar, Ahmad Dolly Kurnia, mempertanyakan gelaran Rapimnas diadakan saat terjadi kevakuman pengurus. Dia juga tak setuju Rapimnas dilakukan untuk mendorong digelarnya Munas.
"Saya skeptis kalau ada yang mengisukan Rapimnas mendorong Munas. Pertama, Ical (Aburizal) menentang Tim Transisi. Kalau legowo menyelesaikan Golkar, Mahkamah Partai dapat menggelar Munas,” ujar Dolly.
Tidak hanya beda sikap soal gelaran Rapimnas, beredar kabar Rapimnas juga akan membahas penguatan peran Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang akan diisi oleh Aburizal Bakrie.
Perubahan atau penguatan peran Dewan Pertimbangan Golkar, kata JK dan Agung, dapat dilaksanakan sepanjang dilakukan melalui perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai di Munas, bukan Rapimnas. (agk)