"Datangnya Yasonna mengatakan bahwa Rapimnas ini sah," ujar Ical di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Minggu (24/1).
Selain itu, Ical juga mengapresiasi langkah Yasonna yang meminta agar para kader Golkar dari kubu Munas Ancol pimpinan Agung Laksono mengikuti Rapimnas dan mau menyelenggarakan Munas Luar Biasa (Munaslub).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski memberikan apresiasinya, namun Ical enggan mengomentari soal kabar tidak akan diakuinya Munaslub oleh kubu Agung. Alih-alih, Agung tetap ingin agar Munas diselenggarakan oleh Tim Transisi.
Dalam pembukaan Rapimnas kemarin, kedatangan Yasonna disambut meriah lebih dari seribu kader Golkar yang memadati ruangan. Mereka pun serentak meneriakkan permintaan Surat Keputusan pengesahan kubu Bali sebagai pengurus resmi Golkar.
"SK, SK Pak, SK," ujar peserta Rapimnas riuh.
Saat itu, Yasonna hanya tersenyum sambil menyalami para tokoh nasional dan pemimpin lembaga negara yang hadir. Politikus PDI Perjuangan itu duduk di antara Pelindung Tim Transisi Golkar BJ Habibie, Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie alias Ical.
Beberapa saat sebelum Yasonna tiba, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan telah hadir lebih dulu. Dalam Rapimnas Golkar ini, Yasonna dan Luhut hadir sebagai utusan pemerintah.
(meg)