"Besok rapat pimpinan harian, dari ketua umum sampai wakil bendahara umum. Tapi undangan hanya menyebutkan konsolidasi organisasi," kata Agung di Kantor Kosgoro 1957, Jakarta Selatan, Rabu (3/2).
Salah satu agenda rapat besok, kata Agung, adalah mengembalikan kader-kader Partai Golkar se-Indonesia yang sempat dipecat dan meminta agar tidak ada tindakan serupa hingga menjelang penyelenggaraan Munas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami belum bicarakan. Jadi besok lebih pada silaturahim dulu. Setelah sekian tahun main serang segala macam, begitu ketemu kami sambung rasa dulu," kata Agung.
"Kalau sebaiknya yang selama ini aktif, baik di kubu Aburizal atau kubu Agung bisa dilibatkan. Tapi bukan masing-masing kirim nama, nanti kayak masih ada permusuhan," kata Agung.
"Tetap terhormat, tadi saya, Ical, JK tetap menghormati keberadaan tim transisi yang dipimpin JK dan pelindung BJ Habibie," ujar Agung.
Pagi tadi, JK menyampaikan bahwa besok akan digelar rapat perdana DPP Golkar hasil Munas Riau yang diketuai Ical dan Agung sebagai wakil, untuk langkah awal konsolidasi dan rekonsiliasi jelang persiapan penyelenggaraan Munas.
Ical pun menyambut baik pertemuan yang berlangsung pagi tadi. Ical menyatakan rapat besok, akan menjadi langkah awal konsolidasi partai. Namun, Ical menjelaskan dalam pertemuan tadi belum membahas teknis penyelenggaraan Munas.
"Rapat besok kita akan bersilaturahmi dan melakukan pembicaraan dengan konsolidasi partai. Jadi tangan tanya dulu, Munasnya kapan. Tapi saya kira tidak akan jauh lah, maksimal April-Mei sebelum puasa dilaksanakan," kata Ical. (bag)