"Saya enggak ahli di bidang itu. Kami ini profesionalnya polisi. Tugas dari negara masih Kepala BNN," kata Budi Waseso ditemui di Kantor Staf Presiden, Senin (21/3).
Budi menegaskan akan menolak seandainya ada pinangan terhadap dirinya untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Iyalah. Saya tugasnya masih di BNN. Profesionalisme harus jelas," ujar Budi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Relawan Jakarta Bergerak terdiri dari kader Partai Gerindra dan ratusan advokat. Dasco mengakui belum berkomunikasi dengan Budi soal pencalonan Gubernur DKI. namun menurutnya, hal itu bakal dilakukan dalam satu hingga dua minggu mendatang.
Dalam pertemuan itu, Gerindra juga akan mempertanyakan kesiapan Budi mundur sebagai Kepala BNN bila bersedia diusung menjadi lawan incumbent Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
"Aturannya memungkinkan pejabat tidak harus mundur, cukup cuti. Makanya, kami mau tanya pas kunjungan," katanya.
Selain Budi Waseso, Gerindra menurut Dasco juga tertarik pada Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya Mayor Jenderal Teddy Lhaksamana, bekas Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Rektor Universitas Paramadina Firmansyah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Boy Sadikin, dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra. (rdk)