"Jika tidak ada terobosan dalam memandang lapas, ledakan-ledakan ini tinggal menunggu waktu saja secara bergiliran," kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (28/3).
Pada Jumat (25/3), terjadi insiden pembakaran rumah tahanan (rutan) Malabero, Bengkulu. Hal itu diduga merupakan akibat penangkapan tersangka narkotik di luar rutan. Satu narapidana dalam Rutan Malabero diduga turut terlibat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mencontohkan lapas yang berada di Jakarta. Banyak narapidana yang tidur di lantai dan berdesakan dalam satu sel. Sehingga, masih terus berlebihnya kapasitas penghuni dalam lapas menjadi seperti bom waktu.
Pengusutan terhadap pembakaran Rumah Tahanan Negara Malabero Kota Bengkulu terus dilakukan pihak kepolisian. Sejauh ini Kepolisian Daerah Bengkulu memeriksa 30 tahanan Rutan Malabero sebagai saksi tindak kriminal pembakaran rutan yang terjadi pada Jumat malam lalu (25/3).
“Pemeriksaan akan terus dikembangkan sampai seluruh pelaku dapat dijerat dengan hukum yang berlaku,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu, Brigjen Pol M Ghufron, di Bengkulu, Senin (28/3).
(yul)