"Menurut saya itu tidak mungkin, itu dipolitisir terlalu jauh," kata Komisioner Kompolnas, M Nasser, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (29/3).
Sebelumnya, dua jenderal polisi berbintang dua, Inspektur Jenderal Syahrul Mamma dan Inspektur Jenderal Pudji Hartanto Iskandar dikabarkan akan beralih fungsi menjadi pegawai negeri sipil eselon I di kementerian berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Unsur profesionalitasnya ada," kata Nasser.
Saat dia menjabat, kata Nasser, angka kematian karena kecelakaan dan kejahatan lalu lintas menurun drastis."Itu terjadi perbaikan yang luar biasa," kata Nasser.
Selain itu, Pudji juga disebut sebagai anggota polisi yang pintar. Karenanya, menurut Nasser, pria yang akrab disapa Tanto itu dipercaya menjabat Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Kepulauan Riau.
"Ini khusus untuk Pak Tanto, kalau untuk Pak Syahrul saya belum bisa komentar," kata Nasser. Syahrul yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal diketahui akan mengisi posisi Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen di Kementeria Perdagangan.
Dia menilai ada peran Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam alih fungsi jabatan tersebut."Ini agenda Pak JK menarik orang-orang yang bagus menurut beliau yang sama-sama-sama orang Makkasar," kata Desmond kepada CNNIndonesia.com.
Meski begitu, politikus Partai Gerindra itu mengatakan memang tidak ada salahnya apabila jenderal yang memasuki usia pensiun beralih fungsi jabatan menjadi PNS. "Jadi karier mereka di kepolisian memang sudah selesai," ujarnya. (sip)