"Kami mau KPK mengungkap kasus reklamasi Teluk Jakarta secara terang benderang," kata Dasco di Gedung DPR RI, Kamis (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Komisi Hukum DPR itu tidak ingin KPK tebang pilih. "Apakah ada eksekutif keterlibatan atau tidak? Kami harapkan KPK terus kerja kita support untuk berantas korupsi," katanya.
Selain Sanusi, KPK juga menangkap karyawan PT APL Trinanda Prihantoro selaku perantara pemberi uang suap kepada Sanusi dari Presiden Direktur PT APL Ariesman Widjaja. KPK menyita uang sebanyak Rp1,14 miliar dalam OTT tersebut.
KPK pada Jumat (1/4) resmi menetapkan ketiganya sebagai tersangka. Fulus diduga melicinkan PT APL untuk mempengaruhi proses pembahasan dua Rancangan Perda yang akan dibahas Sanusi.
Raperda tersebut yakni tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil di Provinsi Jakarta tahun 2015-2035, serta Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai di Jakarta Utara. (utd)