Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri pembukaan Muktamar VIII PPP yang diadakan di Asrama Pondok Haji, Jakarta Timur, hari ini, Jumat (8/4).
"Saya harap PPP bisa dewasa melakukan konsolidasi internal," kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh karena itu tidak boleh tergores, retak atau pecah," kata Jokowi menegaskan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy atau akrab dipanggil Romy mengatakan muktamar Islah merupakan awal konsolidasi nasional PPP.
"Muktamar ini akan diikuti oleh musyawarah cabang ranting dan anak ranting dilakukan seluruh kader struktural di Indonesia dan di luar negeri," kata Romy.
Romy menjelaskan, perjalanan Muktamar VIII menuju Islah ini panjang dan berliku-liku. Sebabnya, dibutuhkan lebih dari 17 bulan sejak disahkannya DPP PPP hasil Muktamar VIII PPP Surabaya pada 28 Oktober 2014. Saat ini, usia PPP Surabaya tidak genap 25 bulan hingga dicabut surat keputusan Kementerian Hukum dan HAM pada 7 Januari 2016.
"Naik turun karena dalam proses peradilan di tata usaha negara dan perdata kadang menang kadang kalah," kata Romy.
Panitia Pengarah Steering Commitee Muktamar VIII PPP, Asrul Sani mengatakan pihaknya berharap dari kegiatan tersebut bisa melahirkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga baru.
"Kami juga berharap adanya aturan pedoman berkoalisi mengusung pilkada 2017 maupun berikutnya tidak terjadi lagi di bawah jagoin a tapi dewan pengurus wilayah jagoin b, enggak nyambung," kata Asrul ditemui di sela-sela acara. (rdk)