"Apapun prinsipnya kami bisa mengatur itu. Waketum atau Sekjen atau apapun asal prinsipnya kembali ke PPP," kata Romy usai penutupan Muktamar VIII PPP.
Romy mengaku telah menghubungi Djan untuk terus menyatukan keinginan dan mengahiri konflik. "Prinsipnya kami terbuka agar partai ini tidak menghabiskan energi untuk sesuatu yang tidak berguna," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat berbicara dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz sebelum menghadiri penutupan Muktamar VIII PPP.
"Saja bicara dengan Djan, saya ajak untuk melanjutkan persatuan ini demi kebangsaan," kata JK.
Dia menuturkan, saat ini Djan sedang memikirkan permintaannya. Namun dia yakin dualisme di internal PPP segera selesai dengan baik.
"Beliau lagi pikir-pikir lah kesimpulannya tadi. Mudah-mudahan bisa selesai. Saya yakin bisa selesai," ucapnya.
Muktamar VIII PPP memilih Romy untuk kembali menjadi ketua umum. Namun kubu Djan Faridz menganggap Muktamar yang digelar sejak Jumat (8/4) itu hanyalah silaturahmi antar kader sekaligus meningkatkan sosialisasi antara pemerintah dengan PPP.
"Itu sebagai silaturahim saja untuk mengibarkan bendera PPP. Kan ada manfaatnya juga kedatangan Presiden Joko Widodo buat PPP untuk sosialisasikan program ke pemerintah," kata Sekretaris Jenderal PPP kubu Djan Faridz, Dimyati Natahusumah kepada CNNIndonesia.com. (bag)