"Kualifikasi prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela (PDLT), harus tegas. Tantangan Golkar ke depan sangat berat," kata Akbar saat ditemui sejumlah media di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis malam (5/5).
Pilihan Redaksi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, dia mengatakan, Golkar membutuhkan sosok ketua umum dengan visi dan misi yang tegas serta nyata. Akbar pun berharap, seluruh pemilik hak suara dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa dapat memilih sosok yang memiliki kemampuan untuk mengembalikan Golkar ke era kejayaannya.
Delapan nama sudah mendaftar menjadi bakal calon Ketua Umum Golkar, yakni Aziz Syamsudin, Mahyudin, Setya Novanto, Ade Komarudin, Syahrul Yasin Limpo, Airlangga Hartarto, Indra Bambang Utoyo dan Priyo Budi Santoso.
Hari ini, Jumat (6/5), Panitia Pengarah (Steering Committee) Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar akan mengumumkan nama bakal calon ketua umum yang lolos, setelah menggelar rapat pleno terkait hasil verifikasi berkas terhadap delapan nama yang telah mendaftarkan diri. (obs)